Benarkah ini yang dinamakan malam Renungan??
2 hari yang lalu ada undangan dari tetangga untuk menghadiri acara renungan, semenjak saya SD sampai dengan saat ini, ada sebuah keinginan dalam benak untuk menanyakan, mengapa formatnya sampai dengan saat ini belum berubah???, tema renungan identik dengan introspeksi diri, karena diadakan pada saat Ulang tahun kemerdekaan negara kita maka introspeksinya diarahkan ke dalam diri kita dalam menyambut Ulang tahun tersebut, mungkin lebih afdolnya dengan mencoba menanyakan keada diri kita masing-masing "Apa yang telah kita berikan kepada negara kita???", boro - boro mau mengelak atau menepis jawaban tersebut, lah wong .. mematuhi rambu lalu-lintas aja kadang susah, atau bayar pajak negara aja kadang kita telat, malahan ada beberapa rekan - rekan kita cenderung Golput saat Pilkada atau Pemilu.
Kembali ke acara renungan, apakah memang formatnya renungan di acara 17 an selalu ada tumpeng, kue, kopi, senda gurau, gelak tawa membahana di plataran jalan yang selalu tiap tanggal 16 selalu kita tutup demi kepentingan warga dengan embel - embel kepentingan negara???, jawabnya saya serahkan kepada diri kita masing - masing dalam menyikapinya.