Kekuatan Film Classic
Sepertinya trend film layar lebar saat ini diambil dari novel atau buku - buku yang pernah laris atau best seller, meskipun kadang judul filmnya beda dengan judul novelnya, namun inti cerita dan topik yang diulas pun ngga jauh beda dengan karya aslinya, hal ini bisa kita lihat dalam keterangan di akhir film tersebut yang menampilkan "this taken by …. blablabla". Ngomong soal film nih, apa yaa kira - kira yang membuat sebuah novel abadi atau enjadi novel classic ? meskipun telah di filmkan?, apakah karena telah diangkat ke layar lebar sehingga menjadi classic?, ataukah ceritanya disesuaikan menjadi cerita layar lebar (misal harry potter)?..ataukah cerita layar lebar yang mengikuti ceritanya (seperti james bond) ?… ataukah harus dibuat dalam berbagai sekuel agar terkesan selalu menjadi cerita yang classic yang tiada hentinya (seperti robin hood)?. Kita ambil contoh harry potter, mungkin beberapa waktu lagi cerita ini bakal menjadi yang classic namun ada batas ceritanya (coba liat, masak cerita novelnya ngikuti umur dan karakter dari si pemeran harry potternya… aneh), dan hal ini bakalan menjadi cerita classic yang
suatu saat bakal (maap) membosankan, karena bakalan muncul sekuel - sekuel lain, seperti nasibnya cerita classic robin hood, ehm…tragis juga sih, sayang cerita yang bagus harus berakhir dengan ending pementasan seperti itu. Beda lagi dengan james bond nya ian flemming nih, ceritanya emang lambret… namun beberapa series dari novelnya tlah ditayangkan, meskipun ada yang mengulang, tapi liat sampai kapanpun setiap orang akan selalu menunggu - nunggu cerita dari james bond ini, nah pinternya si pembuat film ini, dengan kecanggihan apapun tools yang dibawa si james bond, tapi lingkungan / backgrund yang dibawa film itu … masi tetep menunjukkan keaslian dan kekuatan dari karakter sosok james bond.