Kena Tilang … :(
Hari ini bener - bener hari yang mendebarkan dan mencekam buat saya, seperti biasa vespa butut yang STNK nya mati desember lalu dan pajak kendaraan bermotornya mati tahun 2002 secara kebetulan kena priiiittt… Pak Polisi, sebenarnya kalo cuman ketilang biasa saja mungkin ga masalalh tapi karena kebetulan SIM C dan SIM A saya belum di urus pasca hilang januari lalu, hehe…(parah dah), nah kebetulan hari ini bener-bener sial, nah begtu masuk pos polisi untuk di proses, seperti biasa jurus - jurus untuk negosiasi ringan pun dicoba, karena selama ini Alhamdulillah…selalu lolos, adapun triknya kita harus memahami siapalawan bicara kita dan berada diposisi serta tempatnya mana, adapun yang perlu dipahami melihat lawan bicara kita sebelum kita bersikap adalah:
- Polisi ini berpangkat tinggi atau rendah
- Polisi ini seumuran kita atau jauh lebih tua dibandingkan kita
- Pada Umumnya pak Polisi ini juga manusia yang tak suka untuk disuap kecuali ktia memancing atau polisi tersebut akan memancing kita untuk menyuapnya
- Di mana dia mengajak kita berbicara, di jalan ataukah di pos polisi
- Jangan Lupa bila kondisinya panas terik akan mengundang emosi otomatis kita setiap orang yang emosi pasti tak mau penilaiannya disalahkan atau disanggah, alias benar atau salah kita dijalan raya kita pasti dilihat salah, karen polisi telah mengeluarkan bunyi peluitnya untuk kita.
Nah bila kondisi tersebut telah kita perhatikan maka perlu kita memahami bahwa kita dalam posisi :
- Salah / Tak Mentaati aturan Lalulintas
- Dikondisikan kita butuh solusi cepat agar tak perlu bayar ke pengadilan atau tak perlu berlama-lama
- Apapun resikonya terimalah dengan lapang dada.
Begitulah bekal yang perlu kita persiapkan bila kita hendak bernegosiasi dengan Polisi lalulintas, ada yang bilang bila argumentasi kita menang kita akan lepas dari jeratan tilang, itu belum tentu, namun yang selama ini saya lakukan adalah saya ngga peduli dengan argumentasi saya kalah atau seperti tertindas oleh bentakan Pak polisi tapi asalkan "tujuan" saya tercapai yaitu lolos dari jeratan tilang dan Pak polisi hanya mengingatkan saja… :)) …
Dan bila negosiasi berjalan alot… dah, kalimat ini yang selalu saya ingat "Saya berterima kasih Bapak Ingatkan saya, karena memang saya salah, kalau Bapak bermaksud menilang saya, silahkan Pak… " .. nah akhirnya kita bakal mengetahui kualitas Polisi tersebut suka suap atau tidak, bial kita telah mengatakan seperti itu dan beliau langsung menilang saya maka berarti polisi tersebut pada prinsinya sama, tak mau suap, tapi bila polisi tersebut masi mengulang pertanyaannya lagi "nih saya tilang lho … " atau maen gertak, maka berarti polisi tersebut doyan suap.
Setelah Melewati pembicaraan sekitar 15 menit akhirnya saya meninggalkan Pos polisi tersebut dengan hanya memperoleh nasehat untuk segera buat SIM dan segera memperpanjang STNK, yah..meskipun ada nyebut 1 kali nama temen polda juga sih :))