Archive for February, 2007


Blunder Network Alocation

Beberapa hari dalam 2 minggu ini, ada beban berat yang hampir tiap hari dealinenya nempel di samping monitor, selain masuknya bandwith yang insert dari backbone laen dalam satu Modem ada pula pengefektifan network management dalam skup alur routing dan kebutuhan pemakaian…wuih, lumayan kalo di kerjakan bisa buat orang jadi nglamun-nglamun dikit mikirin ntar orang rumah masak apa ya.. (halah ngga nyambung..) ..maksudnya bagaimana mengefektifkan skenario network bila putus, nah lho ..kok malah mikir putus??.. ya iya, lebi enak memprediksi putus apa yang harus dilakukan daripada memprediksi harus..pakai ini dulu sebelumpakai ini, atau haarus pakai itu dulu sebelum yang itu di alihkan… hehe, Tapi Alhamdulillah …semuanya berjalan lancar, total 4 backbone masuk dalam internal, hanya 1 yang boleh langsung terhubung dengan database center, aplikasi server, gatekeeper dan replymechine… yang laen hanya terhubung menuju ke domain, mailserver, webserver dan internet, …glek, nah sekarang orientasi pemindahan yang belum jalan…well kita lihat saja endingnya gimana.

Inner Beauty Inside dan Outside

Ada sebuah sindiran kuat namun mengajak secara emplisit kepada makmum sholat jumat hari ini, dalam hal ini spesifik terhadap kaum hawa tidak menutup kemungkinan juga kaum adam pun merasa, statementnya seperti ini "Menurut saya berpakaian ketat  dan terbuka yang trend saat ini sedang di gandrungi remaja sekarang adalah hal yang wajar, namun jangan lupa bahwa sebelum berenampilan seperti itu jangan lupakan bahwa kita wajib menutup aurat rapat - rapat, dan menjaga penampilan di depan orang banyak, dan yang paling penting adalah penampilan hati yang baik serta terpuji", begitu sekelumit petikan kutbah jum’at hari ini. menurut saya ajakan khotib tersebut agak bersifat ambigu, di awal beliau mempersilahkan untuk mengadopsi trend gaya  berpakaian dan gaya berpenampilan sebebas-bebasnya, tapi setelah itu di akhir-akhir kalimat tersebut di gariskan bahwa jangn lupa kita menutup aurat karena itu kewajiban kita, nah ..dalam hal ini mungkin dikembalikan kepada masing - masing individu, sudahkah kita menjalankan hal tersebut?!…  ada yang bilang belom alasannya "ngga biasa", ada yang bilang "ah..agama gue ngga nglarang tuh", ada juga yang bilang "masi proses" tapi juga ada yang bilang "InsyaAlloh ..sedang dijalankan nih", hehehe… terserah itu hak asasi masing - masing pikirku, namun yang kusorot sebenarnya bukan disitu tapi di penampilan hati yang bersih itu masi lebi penting lagi, bukankah begitu?… sekarang lebih baek mana berpenampilan trendy, rapi, bersih dengan hati yang tak bersih dengan berpenampilan tak rapi, seenaknya, jorok tapi hati bersih??..tentu saja berpenampilan trendy, rapi, bersih tapi hati bersih ya tho…hahaha (lah kok?!!) .. ya idealnay sih seperti itu, bila memang kita telah mengutamakan penampilan hati yang bersih apakah akan cukup disitu saja?.. tentu ngga kan, salah satu sifat manusia adalah selalu berusaha berkembang dan berfikir untuk kedepan apabila step atau tahap-tahap awal tlah dilampui … begitu pula dengan tema diatas, apakah setelah kita bener-bener telah menata penampilan hati ataupun tlah berusaha menata hati akan mentok disitu saja??!!… sepertinya pasti akan mencoba untuk lebi menata penampilan, bukan begitu?… :)

Yahoo Menerima Masukan

Lebi mudah untuk mengkritik daripada menerima dan melaksanakan kritikan dengan cara dewasa dan terbuka. Sepertinya kalimat tersebut menjadi inspirasi Yahoo dalam mengeluarkan Fitur terbarunya yaitu yahoo suggestion, disini yahoo menginginkan agar masukan - masukan mengenai layanan atau mengenai productnya di sampaikan secara terbuka dalam bentuk tulisan dan bakal ada penilaian berdasarkan parameter comments atau parameter yang setuju terhadap ide tersebut. Jangan lupa dari masukan atau kritikan tersebut biasanya muncul ide - ide segar untuk mengkaji ulang, memperbaiki maupun membuat fitur - fitur terbaru dalam menambah layanan dari yahoo ini sendiri, anyway … bravo atas ide tersebut Yahoo, dan kembali ke kita lagi, Yahoo yang sebesar itu saja mau menerima masukan, lalu bagaimana dengan kita??!!…. :))

Boring Membawa Berkah

Hari ini seharian bener-bener tidak produktif, mulai pagi dateng sampe menjelang maghrib hanya nungguin tamu dari salah satu backbone nasional yang sedang melakukan upgrade terhadap device dan upgrade terhadap kualitas link pasca problem banjir di jakarta kapan hari itu, ada sisi baiknya juga nungguin karena berharap bandwith pasti bertambah dengan adanya kedatangan mereka tapi disisi laen males, ngantuk, boring, mulut lemes gigi kering, masalahnya ngobrol , ketawa, ngliat dan dengerin orang ngobrol. Syukur Alhamdulillah menjelang maghrib akhirnya tamu tersebut pada balik, testing kulakukan sendiri, kucoba mentrace dari link backbone satu ke link NOC backbone satunya lagi, kemudian transfer file dari PC di link backboen satu ke backbone yang laen, lalu coba tes ping time dengan beban dan dengan paket data yang lewat diatasnya, lalu coba ngecek lagi dengan pengukur bandwith lokal dan pengukur bandwith luar atau speedmeter dan laen sebagainya, ditengah seru - serunya melakukan testing tiba - tiba muncul bunyi dari perut, ..oh iya ya.. blum makan dari pagi..hehe ..dah ah makan dulu..lanjut lagi abis makan.

Hikmah Hari ini

Picture Of Real Love

It’s not flowers or chocolates or sentimental cards. It’s strength,
hope and an otherworldly commitment. As these two couples show, it
really is endless.

By Alcestis "Cooky" Oberg

Kebetulan hari ini adalah hari valentine atau hari kasih sayang, terlepas masalah religi,  saya jadi ingat masa-masa SMA doeloe dimana biasanya tanggal ini hunting mawar kuning ke daerah kembang - kembang kayoon, saat itu pertangkai harganya Rp 3.500,00 ngambil 3 tangkai ples nyari coklat cadburry di sinar bintoro dan sekalian dibungkus kertas kuning agak krem… hehe, pukul 18:30 standby di depan gangnya lalu nelpon rumahnya pake telp umum depan gang rumahnya, masi inget pertanyaan dia pasti "sekarang dimana?", dan kujawab "di depan gang", nah setelah jawabanku itu biasanya dia sewot dan bilang "ini gimana sih, kan blum mandi, blum ganti baju, blum dandan"..dan jawabku simple "hehehe" kemudian dengan tanpa dosa standby di depan pagar sambil pasang muka manis (biar disambut baek dan kuenya keluar semua gitu maksudnya). Sebenarnya tanpa sadara mengenang hal tersebut karena si cooky menggambarkan bahwa sebenarnya ada yang lebi indah dan harum baunya dibandingkan mawar kuning yaitu "eternal of love" dan ada yang lebih lezat dan lebi nikmat untuk dirasakan yaitu comitment, maksudnya mungkin adalah ada hal lebi penting dibandingkan mawar kuning tersebut dan coklat itu dalam membina relationshi p yaitu comitment dan eternal love, begitu kurang lebi…… halah sepertinya terlalu dalem hari ini blognya :))…

whatever ..apapun yang terjadi, yang pasti setelah pulang dulu biasanya esoknya diceramahin ustadz ngaji "iyul!!… kok ngga kapok - kapok yaaa, masak tiap tahun pas tanggal-tanggal ini selalu diceramahin hal yang sama!!!"

Berapa kapasitas Manusia menyimpan data setiap hari?

Kemarin IBM mengeluarkan Hardisk berkapasitas 1000 Giga, yang harganya sebenarnya sekitar $400 gitu, itu artinya sama dengan 1 terra. mungkin setelah ini bakal muncul lagi 1 peta, 1 exa, 1 zetta dll….wuih, seakan-akan sepertinya kita tak pernah bener-bener puas dengan kapasitas hardisk kita. Setelah membaca artikel dari kantor.com, saya jadi mikir apakah emang bener hardisk pasti akan selalu growth mengikuti perkembangan keinginan manusia untuk menambah spacenya?, seperti halnya hardisk PC di meja blajar rumah ini, saat ini kapasitasnya 80 GB, hampir 2 minggu sekali pasti penuh, selainmenyimpan data-data ebook dan data-dat pribadi laen juga menyimpan data-data blockbuster movie yang selama 2 minggu itu di tonton, kalo filmnya bagus dan ngga bosenin mungkin ku backup di DVD tapi kalo membosankan ya di buang. lalu bagaimana dengan manusia yang hampir tiap hari melakukan rutinitas dan selalu mempelajari masalah - masalah baru dengna aktivitas seperti membaca koran, liat berita di internet, membaca imel, mengerjakan tugas kantor, meyimpan image dari jalan - jalan yang dilalui saat brangkat kerja, ngobrol dan menerima masukan, melkukan aktivitas harian rumah …waaaah… rasanya 80 GB atau 1 terra ngga bakal pernah cukup,Thanks God You Give me memory and dont have to upgrade the space!? ….

Minta Bantuan kok Jadi Budaya

Melihat perkembangan banjir di jakarta, memang sih bener-bener memprihatinkan, tapi cobalah kita liat lagi, sepertinya kok tiap kali negara kita mengalami musibah langsung hari itu juga kita mintakan bantuan, bukankah kita telah terbiasa dengan budaya musibah dan bencana?, bukankah kita telah terbiasa jatuh karena musibah?, dan bukankah kita telah terbiasa untuk bangkit karena penjajahan atau pun karena krisi moneter yang sampai-sampai mengadu domba saudara kita sendiri?, apakah kita akan selalu seperti ini menjadi mental - mental yang terbiasa untuk minta bantuan dan minta sumbangan ataupun mengharapkan bantuan datang tanpa kita berusaha menyelesaikan efek dan imbas bencana secara otonomi dan secara bebas seperti yang kita teriak-teriakkan dalam setiap kali kita merasa terusik bila ada intervensi pusat apalagi intervensi bangsa luar… hehe, mari kita lihat, dari jaman timtim dulu kita minta bantuan asing, dari jaman aceh tsunami, jember, Banjir  jakarta maren dan laen sebagainya sampe - sampe nyari pesawat ilang aja harus datengin orang bule …ck..ck.. hehe susah, Marilah  kita  prepare ..bila ada masalah - masalah seperti ini jangan muluk - muluk dari yagn sederhana seperti musibah langganan seperti banjir, tanah longsor, bencana gunung berapi dll. Sepertinya Bangsa ini tidak akan pernah menjadi bangsa yang besar bila bangsa ini tidak merasa menjadi bangsa yang besar pula.

Imbas Banjir Jakarta

Siapa bilang hanya orang jakarta saja yang merasa dirugikan untuk ngungsi karena banjir?… siapa bilang hanya warga jakarta yang merelakan hartanya untuk kerendem banjir ?.. Siapa Bilang hanya orang jakarta saja yang kesusahan ngungsi karena terkena musibah Alam (baca: musibah langganan) yaitu banjir?, Kita juga yang di sini pun turut merasakan sebenernya, bukan karena disini sekarang banyak orang jakarta yang ngungsi kemari gara-gara biaya hotellebi mahal, atau karena kita tak rela melepaskan sedikit harta kita untuk membantu korban banjir tersebut …bukan…bukan, Imbas yang kurasakan kemaren itu yaitu , Listrik di beberapa Operator dan backbone itu padam (anehnya kok mereka ga prepare genset atau UPS ya), jadinya mulai transaksi, SMS, sampe internet pun tergannggu, seakan-akan turut prihatin atas musibah yang katanya orang sono musibah langganan tiap 5 taun sekali. Akhirnya kerjaan nambah, nyari backup link, mangkas bandwith, merhatiin koneksi VPN transaksi yang ga stabil sama sekali.Ah….  beginikah potret kualitas operator di negara kita??, beginikah kualitas tata kota jakarta ??, beginikah profesionalitas Bacbone dan operator yang rupanya masi lebih ekslusivan ISP di dati II,hehe.