Sisi lain dari film crash
Setelah nonton inside a man, dilanjutkan nonton "crash", sebuah pelm yang menggambarkan masalah rasis di amrik sono sampe sekarang masi menjadi masalah dan tak kunjung ada hentinya, meskipun sering digembar-gemborkan kepada seantero dunia bahwa amrik merupakan negara bebas bagi semua lapisan, ras dan culture, pelm yang di sutradarai oleh paul haggis tersebut mengambil setting beberapa sisi kehidupan manusia beserta intrik dan permasalahannya, di situ diceritakan bahwa setiap manusia memilik masalah sendiri - sendiri, ada yang terbiasa selalu berbuat baik namun tampangnya jahat, ada yang memiliki sisi baik namun hanya untuk kalangannya sendiri, ada yang terbiasa berbuat jahat namun masih memiliki sisi baik, ada yang berpura-pura bersikap baik namun sebenarnya jahat, ada yang ragu - ragu untuk berbuat baik ataukah harus berbuat jahat, dan masih banyak yang laennya, uniknya semua sisi tersebut bertemu dalam satu kepentingan yang tidak disengaja, sepertinya output yang ingin ditangkap oleh si director tersebut bahwa kita harus selalu berbuat baik dimanapun kita berada dan jangan terburu-buru untuk memvonis sikap dan prilaku seseorang sebelum kita bener-bener memahami latar belakang dari sisi orang tersebut serta dalam kondisi seperti apa orang tersebut saat ini. ah.. mungkin itu yang diharapkan si directornya, tapi rasanya tidak hanya itu saja sih, selain bahwa setiap orang masi memiliki kebaikan meskipun yang dilakukannya adalah hal yang sangat jahat atau merugikan orang lain, selain itu ..hem ..sepertinya kalau melihat dari pelm itu pemerintah amrik masi memiliki PR yang tak kunjung selesai yaitu rasis sampai dengan sekarang, nah gitu ..kok masi mau repot - repot usil ngurusi urusan rumah tangga negara laen…. ck..ck.ck