Superman…
Beda!!begitu kesan pertama waktu nonton Superman return(nih bukan karena mentang-mentang abis nonton Superman di galaxy barusan…haha), ternyata versi smallvile dan versi layar lebarnya jauh beda, meskipun begitu rasanya saya lebih milih versi smallvile dibandingkan versi layar lebarnya, bukan karena si Tom Welling lebih cool dibandingkan brandon curth, bukan, tapi karena sosok Superman di smallvile lebi idup dan lebi human being dibandingkan versi layar lebarnya.
coba liat manakala Si superman mendengarkan seluruh percakapan seluruh manusia waktu terbang diatas atmosfir, "just like a Good" pikirku, atau manakala dia selalu ada tatkala dibutuh oleh umat manusia di negara manapun, dalam hitungan menit dia udah ada di negara tersebut, bedanya dengan versi smallvile, si superman ini mampu menciptakan kondisi aman, nyaman, tenang dan tentram tanpa perlu menunjukkan kehadirannya serta mencoba menyelesaikan masalah dilingkungannya dengan cara-cara yang lebih manusiawi tanpa menciptakan ketergantungan terhadap sesosok ‘hero’ sebagai penyelamat lingkungan.
Atau mungkin si lois lane yang versi smallvile lebi smart dan cuek serta tipikal setia..abis, beda dengan versi layar lebarnya, kok rasanya jadi tipikal yang ga setia dan bener-bener playgirl abis… :))
namun memang ada yang menonjol juga diantara versi layar lebarnya, yaitu pernyataan "the world need a Superman" dan pernyataan "the world doesnt need a superman", bila dilihat sekilas jika yang nonton anak-anak kecil wah.. mungkin saya condong pernyataan pertama, karena rasanya bila disudutkan dengan pernyataan itu mereka akan merasa bergantung terus menerus kepada sosok superman, dikit-dikit kan ada superman ..hehe, mungkin sebaiknya kita berikan pengertian kepada mereka sambil nonton bersama. Tapi bila yang nonton adalah orang-orang dewasa, sendiri lagi maka rasanya kritikan pedas layak dilontarkan, rasanya udah jarang atau malah tidak ada sama sekali sosok-sosok yang mencoba untuk berbuat baik dalam setiap tindakan dan perilakunya, mengorbankan waktu dan tenaganya untuk kebaikan dan keselamatan manusia tanpa pamrih, benarkah kita butuh itu?, lah wong polisi cepek dijalan aja masi minta cepek meskipun udah nolong nyebrangin mobil, atau kita snediri saja, pernahkah kita bener-bener merasa tulus membantu orang lain tanpa perlu pamrih, boro-boro mikir tanpa pamrih orang nolong aja belum tentu kita mau selalu ada aja alasan, yang waktunya mepet lah, yang lagi sibuk dengan kerjaan lah, atau alasan - alasan laennya.
Semoga banyak hikmah yang bisa diambil setelah nonton Superman, tapi yang pasti saya ngga kepingin jadi superman, mending jadi ordinary man aja… lebih enak